Kamis, 14 April 2016

Contoh Kasus

Teman...teman...untuk pembahasan kali ini saya akan membagikan sebuah contoh kasus agak membingungkan, istilanya itu gampang-gampang susah he.he.he...., sebenarnya contoh kasus ini merupakan soal tugas dari dosen mata kuliah Dasar  Pemrograman Komputer yang harus dikerjakan dan kemudian diposting di blog kami masing-masing, untuk lebih jelasnya kita langsung saja ya teman-teman....
Permasalahan :
1.      Bagaimana caranya untuk memindahkan semua buku dikeranjang A, dengan syarat buku harus        diangkat satu per satu dan buku yang paling besar tidak boleh menindih buku yang paling kecil?


Contoh kasus 2 :
                          Tersedia ember yang berukuran 3 liter dan 5 liter. Bagaimana caranya mengukur         ember yang 4 liter?

Solusi :
Contoh kasus 1 :
1.      Pindahkan buku kecil dikeranjang A!
2.      Pindahkan buku sedang dikeranjang C!
3.      Pindahkan buku kecil dikeranjang C!
4.      Pindahkan buku besar dikeranjang A!
5.      Pindahkan buku kecil dikeranjang B!
6.      Pindahkan buku sedang dikeranjang A!
7.      Pindahkan buku kecil dikeranjang A!
Contoh kasus 2 :
1.      Tuangkan air didalam ember yang 3 liter dan 5 liter sampai penuh!
2.      Sediakan ember yang menurut kita ukurannya kurang lebih 4 liter!
3.      Sediakan liter yang permanen denga ukuran 1 liter!
4.      Air yang ada didalam ember yang 5 liter tuang ke liter yang permanen tersebut sampai penuh!
5.      Air yang ada didalam ember 3 liter tuang ke ember yang menurut kita ukurannya 4 liter tadi!
6.      Tuang air yang ada diliter permanen tersebut kedalam ember yang menurut kita ukurannya 4 liter tadi!
7.      Jika air yang ada pada ember yang menurut kita 4 liter tadi pas, maka ember tersebut ukurannya/berukuran 4 liter







Sejarah C++

               Bahasa C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup di AT&T Bell Laboratories awal tahun 1980-an berdasarkan C ANSI (American National Standard Institute). Pertama kali, prototype C++ muncul sebagai C yang dipercanggih dengan fasilitas kelas. Bahasa tersebut disebut C dengan kelas ( C wih class). Selama tahun 1983-1984, C dengan kelas disempurnakan dengan menambahkan fasilitas pembebanlebihan operator dan fungsi yang kemudian melahirkan apa yang disebut C++. Symbol ++ merupakan operator C untuk operasi penaikan, muncul untuk menunjukkan bahwa bahasa baru ini merupakan versi yang lebih canggih dari C.

             Borland International merilis compiler Borland C++ dan Turbo C++. Kedua compiler ini sama-sama dapat digunakan untuk mengkompilasi kode C++. Bedanya, Borland C++ selain dapat digunakan dibawah lingkungan DOS, juga dapat digunakan untuk pemrograman Windows. Selain Borland International, beberapa perusahaan lain juga merilis compiler C++, seperti Topspeed C++ dan Zortech C++.

Contoh Program C
:
# include
Main ( )
{
Char pesan [ ] = “Hai, C programmers !” ;
Printf (pesan) ;
Return 0 ;
}

Contoh Program C++ :
# include
Main ( )
{
Char pesan [ ] = “Hai, C programmers !” ;
Cout << pesan ;
Return 0 ;
}

                                                                TENTANG C++

                  C++ diciptakan untuk mendukung pemrograman berorientasi pada objek (Object Oriented Pragramming /OOP) yang tidak dimiliki C. sementara C merupakan bahasa pemrograman terbaik dilingkungannya, bahasa ini tidak memiliki kemampuan OOP. Reputasi C tidak diragukan lagi dalam menghasilkan program .EXE berukuran kecil, eksekusi yang cepat, antarmuka (interfacing) yang sederhana dengan bahasa lain dan fleksibilitas pemrograman. Apa yang membuat C tampak sukar dipelajari mungkin karena tiadanya pemeriksaan tipe. Sebagai contoh, dapat mencampur bilangan bulat dengan string untuk menghasilkan karakter. Namun, justru dsitu letak fleksibilitas C, dapat mengolah data C sebebas mengolah data dalam bahasa assembly.

                                                              BORLAND C++

                Dibandingkan compiler C++ yang lain, Borland C++ memiliki keunggulan terutama dalam hal kecepatan dan efisiensi kompilasi. Disamping itu, Borland C++ mendukung beberapa system operasi yaitu DOS, Windows
16bit (Window 3.0) dan windows 32 bit (Windows NT). Meskipun demikian compiler Borland C++ juga memiliki kelemahan bila dibandingkan compiler C++ yang lain, misalnya : pemrograman dengan Borland C++ terutama yang menyangkut tampilan jauh lebih sulit daripada pemrograman dengan Microsoft Visual C++.







Simbol-Simbol Program Flow Chart









Awal dan akhir suatu program



Inisialisasi variable ( persiapan awal )

Input dan output ( masukan dan keluaran ) program


Proses program



Percabangan / perulangan





Perulangan
         

Connector (tanda sambung untuk halaman sama )
        

Connector ( tanda sambung untuk halaman berbeda )


Arah proses
Sub program / Procedure ( blok program )

 

Tidak ada komentar: